Singaraja – Mahasiswa Windesheim University of Applied Sciences, Belanda, mempresentasikan hasil proyek mereka dalam kegiatan Project Presentation yang digelar di Auditorium Balingkang Confucius Institute Undiskha, Senin (05/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama internasional antara Universitas Pendidikan Ganesha dan Windesheim University of Applied Sciences.
Sebanyak 13 mahasiswa asing terlibat dalam kegiatan tersebut dengan memaparkan hasil proyek yang telah dilaksanakan selama periode September 2025 hingga Januari 2026 di Kabupaten Buleleng. Proyek-proyek yang dijalankan berfokus pada bidang sosial, pendidikan, dan lingkungan, dengan lokasi pelaksanaan meliputi Yayasan Dana Punia, SMA Negeri Bali Mandiri, LKSA Widya Asih, STIKES Buleleng, pengelolaan sampah di Desa Kayuputih, serta PAUD Desa Kayuputih.
Sekretaris Unit Kerja Sama Undiksha, Made Riki Ponga Kusyanda, S.Tr.Par., M.Par., menekankan pentingnya interaksi lintas budaya dan bahasa dalam membentuk kompetensi global mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa melalui program ini mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap budaya, komunikasi, dan nilai-nilai lokal. “Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar memahami budaya, komunikasi, dan nilai-nilai lokal. Inilah esensi pembelajaran bahasa dan internasionalisasi pendidikan. Program ini tidak hanya memperkuat jejaring global Undiksha, tetapi juga menunjukkan bahwa kolaborasi internasional mampu menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan sosial, pendidikan, dan lingkungan di masyarakat,” ungkapnya.
Dalam sesi presentasi, para mahasiswa memaparkan capaian kegiatan, metode pelaksanaan, serta dampak program yang dirasakan oleh mitra di lokasi proyek. Selain itu, mereka juga menyampaikan refleksi akademik serta pengalaman lintas budaya yang diperoleh selama terlibat langsung di masyarakat.
Koordinator Program Windesheim–Undiksha, Dr. Jannie Lensen Botter, mengapresiasi dedikasi para mahasiswa serta pendampingan yang diberikan oleh Undiksha selama pelaksanaan proyek. Ia menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi global yang efektif. “Through this program, Undiksha and Windesheim University demonstrate their dedication to education. We come not only to learn but also to contribute and leave a positive impact on the local community. This is an ideal example of project-based learning and global collaboration,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Undiksha menegaskan komitmennya dalam mengembangkan program internasional yang tidak hanya berorientasi pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung upaya internasionalisasi perguruan tinggi. (Adm)




