Singaraja – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menegaskan keterbukaannya untuk menjalin kerja sama internasional yang berdampak nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Komitmen tersebut tercermin dalam kunjungan resmi Konsulat Jenderal Amerika Serikat untuk Indonesia ke Undiksha, Kamis (26/02/2026). Kunjungan Konsulat Jenderal Amerika Serikat ini diterima langsung oleh Wakil Rektor I Undiksha di kantornya. Pertemuan ini membahas peluang kerja sama strategis, khususnya terkait pengembangan pendidikan tinggi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta akses informasi mengenai studi dan peluang bekerja di Amerika Serikat bagi mahasiswa dan lulusan Undiksha.
Wakil Rektor I Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T.,M.T.I. menegaskan bahwa Undiksha terbuka terhadap kolaborasi global yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas. Menurutnya, kerja sama internasional menjadi salah satu kunci untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap tantangan global. “Undiksha menyambut positif kedatangan Mr. Christopher Green dan memandang kolaborasi internasional sebagai ruang strategis untuk berbagi pengetahuan, nilai, dan pengalaman. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan dampak positif bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat,” ujarnya.
Usai pertemuan dengan pimpinan universitas, delegasi Konsulat Jenderal Amerika Serikat melanjutkan agenda dengan menyapa mahasiswa Undiksha dan menggelar workshop bertajuk “English Engagement Activities and Digital Storytelling”. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Balingkang Confucius Institute Undiksha dan diikuti mahasiswa dari program studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris dan DIV Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional.
Workshop dikemas secara interaktif dan partisipatif, mendorong mahasiswa untuk aktif berkomunikasi dalam bahasa Inggris sekaligus mengasah kreativitas melalui media digital. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan kebutuhan generasi muda dalam menghadapi dunia global yang menuntut kemampuan komunikasi, literasi digital, dan kepekaan budaya.
Christopher Green menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Undiksha. Ia menilai Undiksha memiliki potensi besar sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan dan pertukaran informasi, khususnya dalam mendorong mahasiswa agar lebih siap bersaing di tingkat internasional. “Kami melihat antusiasme mahasiswa yang tinggi dan komitmen institusi yang kuat. Ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan kerja sama yang memberi manfaat luas bagi pendidikan dan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana dinamis dan inspiratif. Selain memperkaya wawasan mahasiswa mengenai bahasa dan budaya, kunjungan ini juga mempertegas posisi Undiksha sebagai perguruan tinggi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi pembangunan pendidikan dan masyarakat. (Adm)







