Singaraja – Pembahasan peluang kerja sama tentang pengembangan Pendidikan melalui Higher Education Transformation Program menjadi topik utama dalam kunjungan Delegasi dari United In Diversity (UID) dan Tsinghua Southeast Asia Center ke Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Kedatangan delegasi ini diterima langsung oleh Ketua Unit Kerja Sama Undiksha beserta Tim Unit Kerja Sama, Dekan Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK), Wakil Dekan I FTK Undiksha, serta Gugus Kerja Sama FTK, bertempat di Ruang Ganesha 1, Gedung Rektorat Undiksha, Selasa (10/02/2026).
Sementara, pihak Delegasi UID dan Tsinghua Southeast Asia Center, diwakili oleh Prof. Mats Hanson (Chair of Faculty, United In Diversity Foundation), Michael Tuori (Academic Director, Tsinghua Southeast Asia Center), serta Israruddin (Director of THK Forum, Partnership and Policy, United In Diversity Foundation).
Ketua Unit Kerja Sama Undiksha, Nice Maylani Asril, Ph.D. menyampaikan bahwa Undiksha sangat menyambut baik inisiasi kerja sama yang ditawarkan UID dan Tsinghua Southeast Asia Center, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan teknologi dan penguatan ekosistem pendidikan tinggi. “Undiksha continues to strive to expand international collaboration by exploring various strategic partnership opportunities. We are open to exploring various forms of synergy and warmly welcome this initiative, especially as it is closely related to technological development and strengthening the higher education ecosystem,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam mendukung agenda transformasi pendidikan tinggi di Undiksha agar lebih adaptif terhadap tantangan global.
Sementara itu, Israruddin, Director of THK Forum, Partnership and Policy United In Diversity Foundation, menjelaskan bahwa UID telah secara aktif mencari mitra strategis dalam pengembangan capacity building yang berfokus pada penguatan kepemimpinan dan transformasi sistem pendidikan “United In Diversity seeks to forge partnerships with higher education institutions to develop capacity building, particularly for leaders. This program focuses on transforming education by changing mindsets and behaviors, while strengthening systems through international collaboration,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa UID juga mendorong penyelenggaraan forum dan konferensi internasional sebagai ruang berbagi gagasan serta memperkuat keterlibatan pendidikan melalui kerja sama dengan berbagai mitra dan institusi. “We believe that educational transformation cannot be achieved in isolation. It requires strong ecosystem involvement through collaboration with partners and institutions to create a sustainable impact,” tegasnya.
Melalui pertemuan ini, Undiksha, United In Diversity, dan Tsinghua Southeast Asia Center berharap dapat merumuskan langkah konkret menuju kerja sama berkelanjutan dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang berorientasi pada penguatan kapasitas, inovasi, dan jejaring global. (Adm)






